Posted by zulqarnain on 30 Juni 2010

Sebelum lebih jauh dalam mengkonfigurasi NTP di Linux ada baiknya kita sedikit lebih tahu tentang NTP. Kepanjangan dari NTP tersebut adalah Network Time Protocol dimana fungsinya sebagai mensinkronkan waktu yang saling berkorelasi antar sebuah client atau host di dalam lingkup jaringan baik bersifat internal maupun eksternal. Kegunaan NTP sendiri sebenarnya di khususkan bagi mereka yang sangat sarat sekali akan pentingnya sebuah pengaturan waktu secara terpusat untuk beberapa kepentingan seperti dalam akurasi pengiriman data antar server-client bilamana timing antar keduanya tidak sinkron atau tidak sama bisa menyebabkan keterlambatan dalam merespone data / delay yang mengganggu kinerja apalagi tingkat selisih timingnya jauh sekali.
Berikut saya terapkan beberapa konfigurasi yang saya lakukan di dalam mesin Ubuntu saya :
1. Install terlebih dahulu aplikasi NTP services.
# apt-get install ntp
# apt-get install ntpdate
2. Sinkronkan pengaturan waktunya ke arah host atau server timenya dalam hal ini saya mengarahkan ke Server utama saya yang bisa berformat ip address atau alamat host servernya langsung. Begini settingannya :
#nano /etc/ntp.conf
=================================================================================
baca artikel lebih lanjut….. »
Posted by zulqarnain on 17 April 2010

Lagi-lagi seorang newbie mencoba meluncurkan sebuah artikel yang tergolong dasar menurut saya
. Kali ini saya mencoba membahas bagaimana memformat sebuah eksternal drive ex : USB Flash disk, CF Card, SD card, MMC or semisalnya. Untuk kemudian dilakukan proses burning image yang bertujuan untuk menjadikan sebuah media eksternal drive sebagai booting OS (trend saat ini untuk menginstall OS dengan media eksternal) Baiklah tanpa berbasa-basi lagi langsung ke TKP.
1. Persiapan untuk media eksternal drive.
2. Buka terminal command anda.
3. Lihat posisi partisi drive anda dengan mengetikkan :
root@zulqarnain-netbook:~# fdisk -l
Disk /dev/sda: 160.0 GB, 160041885696 bytes
255 heads, 63 sectors/track, 19457 cylinders
Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes
Disk identifier: 0x47a40ff1
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sda1 * 1 8924 71681998+ 7 HPFS/NTFS
/dev/sda2 8925 19457 84606322+ f W95 Ext’d (LBA)
/dev/sda5 8925 17909 72171981 7 HPFS/NTFS
/dev/sda6 17910 19386 11863971 83 Linux
/dev/sda7 19387 19457 570276 82 Linux swap / Solaris
Disk /dev/sdc: 2012 MB, 2012217344 bytes
62 heads, 62 sectors/track, 1022 cylinders
Units = cylinders of 3844 * 512 = 1968128 bytes
Disk identifier: 0x000054ec
Device Boot Start End Blocks Id System
/dev/sdc1 * 1 1022 1964253 b W95 FAT32
root@zulqarnain-netbook:~#
baca artikel lebih lanjut….. »
Posted by zulqarnain on 7 Maret 2010

Sebelumnya mungkin temen-temen di dunia peng-opensource-an sudah tidak asing lagi dengan namanya compiz (aplikasi grafis yang memukau banyak sejuta pengguna linux), gimana tidak terpukau dengan performance grafis yang tidak kalah serunya dengan teman sejawatnya atau sekelasnya. Yang lebih membuat saya terpukau lagi compiz ini dapat berjalan di mini laptop ADVAN yang mana di awal saya ragu untuk menginstallnya dikarenakan laptop mini terbatas dengan segala resourcenya dan ternyata dugaan saya salah besar terhadap performance laptop ini atau malah sebaliknya si Compiz memang di desain untuk kelas laptop menengah kebawah untuk dapat menjalankan atau mencicipi gemilau sebuah grafis berkelas high-end. Mari lihat review dari aktivitas compiz saya di laptop ADVAN kesayangan saya ini :




Sekilas tentang Compiz di laptop mini-ku mudahan semakin betah,aman & nyaman menggunakan Linux. Oh yaa… satu lagi saya memakai Ubuntu Karmic 9.10 sebagai Desktop Linuxnya. Di install memakai boot Flashdisk yang sangat minimalis sekali
.
originala posted by,
http://zulqarnain.web.id