Posted by zulqarnain on 29 Agustus 2010

Sekedar berbagi kawan, sudah bertahun-tahun semenjak saya menimba ilmu di bangku kuliah tepatnya tahun 2005 kala itu saya mulai bergabung dengan teman-teman di komunitas tidak lain tidak bukan ialah KPLI (Komunitas Pengguna Linux Indonesia) untuk kawasan Samarinda dimana saya pada waktu itu mencoba menyelami & berkenalan dengan si pinguin lebih dalam. Tapi pinguin yang saya ceritakan di sini bukan Pinguin yang hidup di daerah yang dingin & ber-es seperti di kutub lho…, tapi ini adalah sebuah simbol untuk sebuah operating sytem yang terkenal dengan perangkat lunak terbuka bebas untuk dikembangkan atau di pakai tanpa membebani sang pemakai (baca : user) untuk membayarnya. Apa saja sih yang membuat menarik dari si Pinguin ini, baiklah langsung saja kita coba kupas apa saja sih keunikkan & daya tarik si pinguin ini sehingga saya dibuatnya terlena untuk memakainya :
1. Sudah bareng tentu si pinguin dengan operating system Linux ini bersifat GNU/GPL (General License Public) bisa dikatakan berlisensi publik. Lho koq bisa yaa ????, bisa saja wong OS ( baca : Operating System) ini dikembangkan oleh mereka-mereka yang tergabung dalam komunitas yang rela meluangkan waktunya untuk mengembangkan OS ini menjadi sesuatu yang bisa dinikmati dari berbagai kalangan hingga saat ini.
2. Karena sifat fleksiblenya itu mereka yang bertindak sebagi user, administrator maupun developer merasa puas dengan kinerja si pinguin. Anda dapat mengembangkan ataupun sekedar menikmati berbagai fitur di dalamnya sampai anda terlena karena semua anda dapatkan dengan cuma-cuma sekali lagi saya ingatkan bebas / free lho….
3. Anda tidak perlu khawatir harus kemana bila ada beberapa hal yang anda tidak ketahui pada OS ini karena sudah banyaknya official web berupa wiki, media buku elektronik sampai dukungan komunitas melalui milis (mailing list) maupun forum yang bisa menjawab berbagai pertanyaan anda. Curahkanlah segenap pertanyaan anda di sana, insya Alloh pasti ada jawabannya.
4. Bisakah ia terjangkit virus layaknya OS lainnya ???, jawabannya ialah Bisa sekali, namun karena sifat terbukanya kita dapat mencari dimana letak virus itu berada kalo anda bisa melihat sebuah gelas dengan di isi air mineral yang bening dan mencelupkan sebuah noda di dalamnya pasti anda tahu dimana letak noda tersebut. Itulah sebuah perumpaan untuk menggambarkan sebuah virus yang masuk ke tubuh si Pinguin artinya sia-sia saja karena kita bisa membunuhnya proses nya hingga mendelete sampai ke induknya.
baca artikel lebih lanjut….. »
Posted by zulqarnain on 5 Juli 2010

Berbicara mengenai sebuah operating sytem tidak jauh dari struktur direktori di dalamnya yang memiliki fungsi & peranan masing-masing untuk menunjang berjalannya kebutuhan dari kinerja operating system tersebut. Ada baiknya kita langsung meninjau & menjabarkan peranan masing-masing dari hirarki file system yang tentunya ada pada operating system Linux, langsung di simak :
# / (root)
Direktori ini terletak pada level teratas dari struktur direktori Linux. Direktori root diberi tanda / atau slash. Direktori ini biasanya hanya terdiri dari direktori-direktori lainnya yang terletak pada level dibawah level direktori root, berfungsi untuk menjembatani atau mengakses semua direktori di dalamnya guna mengkustomisasi dari Operating system dimana user/admin yang memilik akses/privilage yang dapat mengaturnya.
# /bin
Direktori ini berisi program-program yang esensial agar sistem operasi dapat bekerja dengan benar. Dalam direktori ini dapat ditemukan perintah-perintah navigasi, program-program shell, perintah pencarian. Bin adalah singkatan dari kata binary. Di Linux sebuah binary adalah file yang dapat dieksekusi (executable).
Sebagian besar dari perintah dalam UNIX merupakan binary, perintah-perintah tersebut merupakan program-program kecil yang dapat dieksekusi oleh pengguna.
Ada beberapa perintah yang disebut perintah built-in dimana fungsi tersebut dikendalikan oleh program shell, sehingga mereka tidak beroperasi sebagai binary yang terpisah.
Terkadang direktori bin terhubung ke direktori lain yang dinamakan /usr/bin. Direktori /usr/bin biasanya adalah lokasi sebenarnya dari binary-binary pengguna disimpan.Dalam hal ini, /bin adalah gerbang untuk mencapai /usr/bin.
# /dev
Direktori ini berisi berkas-berkas alat (file devices) atau alat I/O. Sistem Linux menganggap semuanya sebagai file (berkas). Monitor, CD-ROM, printer dianggap hanya sebagai sebuah file oleh sistem operasi. Jika Linux memerlukan perangkat-perangkat tersebut maka Linux akan mencarinya ke direktori dev.
baca artikel lebih lanjut….. »
Posted by zulqarnain on 10 Juni 2010

Berhubung netbook ADVAN saya mau berpindah tangan ke orang lain maka saya harus merestore atau mendefaultkan OSnya menjadikan seperti sedia kala. Bawaan OS laptop saya ini adalah Windows Bazakan dari tokonya namun karena permintaan temen ane untuk menjadikan OS nya sedia kala maka kali ini saya coba mengupas sebuah cara bagaimana membuat media USB layaknya sebuah device yang memiliki kesamaan seperti CD,DVD & semisalnya menjadi booting installer sebuah sistem operasi. Sistem operasi yang saya akan buat untuk dijadikan booting media flash disk adalah microsoft windows XP Profesional SP 2. Hal ini biasanya di lakukan kepada user dimana notebook/laptop nya tidak terdapat media CD/DVD Room internal misal seperti netbook yang sangat menjamur & populer untuk saat ini di kalangan muda abg (anak baru gede).
Pertama-tama siapkan aplikasi pendukungnya terlebih dahulu :
1. Bootable USB aplikasi, download di sini : link
2. Setelah anda memiliki aplikasi tersebut saatnya untuk mengekstraknya dan akan menjadi satu folder dimana di dalamnya akan berisi beberapa aplikasi, diantaranya :
- 1) bootable USB flash disk command
- 2) HPUSBFW
- 3) PetoUSB.
baca artikel lebih lanjut….. »
Posted by zulqarnain on 3 Februari 2010

Di era sekarang ini sangat banyak sekali issue yang beredar mengenai peran serta teknologi. Perlu di ketahui teknologi merupakan sebagai alat bantu yang memfasilitasi manusia dalam menjalankan segala aktifitas sehari-harinya. Namun perubahan fungsi teknologi juga sangat berpengauh negatif bagi kehidupan ini. Contoh kasusnya adalah kejahatan dunia maya yang baru-baru saja membooming yakni pembobolan mesin ATM melalu alat bantu yang canggih atau permainan software yang di rancang khusus merecord data binary yang terdapat pada kartu ATM / credit card seseorang. Keamanan dari pihak pemilik system ini juga menyadari akan tingkat kerawanan yang akan terjadi bilamana ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memiliki tingkat/level akses penguasaan teknologi yang lebih tinggi lagi dibanding dengan pemilik system yang mampu menganalisa masalah kelemahan system dan mencoba memanfaatkanya.
Kita harus bisa menerima teknologi itu hadir dalam ruang hidup kita dan kita juga tidak bisa meninggalkannya atau tidak menerima teknologi itu sama sekali karena semua aspek kemudahan dalam kehidupan ini banyak di tunjang dengan teknologi. baca artikel lebih lanjut….. »